SELAMAT DATANG DI KANTOR PERPUSTAKAAN DAN ARSIP DAERAH PEMERINTAH KABUPATEN SEMARANG.....

KOLEKSI BUKU BARU

Sales Sukses : Menjual apa saja, Kapan saja, Dimana Saja
Aris Marwanto
Mistik Kejawen
Suwardi Endraswara
21 Cara Membaca Kepribadian Orang Lain : Cara Cepat Mengetahui Kepribadian Orang Lain
Mulianti Widanarti
Easy Weight Loss : Cara Mudah Turunkan Berat Badan
Rifki Fauziah
693 Km Jejak Gerilya Sudirman
Ayi Jufridar
Sung Kyun Kwan : Karena Cinta Tidak Buta
Jung Eun Gwol
Percy Jackson & The Olympians #5 : The Last Olympian
Rick Riordan
Percy Jackson & The Olympians #4 : The Battle of The Labyrinth
Rick Riordan
Percy Jackson & The Olympians #1 : The Lightning Thief
Rick Riordan
Tasbih Cinta di Langit Moskow
Indah El Hafidz
Percy Jackson & The Olympians #3 : The Titan Curse
Rick Riordan
Percy Jackson & The Olympians #2 : The Sea of Monters Rick Riordan
Rick Riordan
Cinta Putih Di Bumi Papua
Dzikry el Han
Halaman Terakhir : Sebuah Novel Tentang Jenderal Polisi Hoegeng
Yudhi Herwibowo
Sang Musafir : Novel Perjalanan Spiritual Ibn Arabi
Sadik Yalsizucanlar
Dear Life
Alice Munro
The Mark of Athena
Rick Riordan
Jalan Kematian Syekh Situ Jenar
Prof. Dr. Abdul Mulkan
Zaman Edan : Ora Edan Ora Keduman
Purwadi, M.Hum.
Zaman Kalasura
Agus Wahyudi

Login Form

Terhubung

  

    Siswa MI Maarif Jambu(Ambarawa, 29 September 2016), Sebanyak 20 Siswa MI Ma'arif Jambu Kabupaten Semarang melaksanakan agenda Pembelajaran Luar Sekolah. "Anak didik kami kenalkan dengan perpustakaan sekaligus membiasakan mereka dengan gemar membaca", jelas Ibu Rita Guru kelas IV yang turut serta mendampingi.

    Sebelum melaksanakan agenda yang telah direncanakan, para siswa mendapatkan materi pengenalan perpustakaan dari petugas perpustakaan. Tata tertib seperti Keanggotaan, Jam Buka dan Sanksi dijelaskan oleh Bapak Rifai, Petugas Perpustakaan, "Baca buku dan boleh dipinjam dibawa pulang semuanya gratis!, asal mendaftar menjadi anggota terlebih dahulu", jelas Bapak Rifai. "Jika berminat menjadi anggota nanti bisa dikoordinir. Setelah Formulir diisi lengkap, minta cap ke sekolah kemudian dilengkapi pas foto ukuran 2 x 3 sebanyak 3 lembar. Semua syarat tadi dikumpulkan lewat ibu guru", tambah Bapak Rifai.

     Setelah kunjungan ini, siswa diharapkan mengajak orang tua untuk berkunjung ke perpustakaan, "Kalau belum berani datang sendiri minta diantar orang tua saja, sekaligus daftar jadi anggota perpustakaan. Manfaatnya kalian bisa pinjam lebih banyak buku, yaitu 4 eksemplar", jelas Bapak Rifai. "Karena setiap anggota perpustakaan maksimal peminjaman 2 eksemplar buku selama 2 minggu", lanjut beliau. Apalagi keteladanan membaca memang paling tepat dimulai dari para orangtua terlebih dahulu. Salam Pintar (Bambang)

      

    Pengisian Buku Pengunjung Siswa SDN Wonorejo 01 Pringapus (Ungaran, 27 September 2016), sebanyak 26 siswa Kelas V dan dua orang guru pendamping dari SDN Wonorejo 01 wisata spesial. Study Tour ke Perpustakaan. Antusiasme terpancar di raut muka siswa saat tiba pertamakali dan mengisi buku pengunjung melalui aplikasi INLISlite. "Menyenangkan juga ternyata ke perpustakaan, tempatnya modern sekali dan banyak sekali bukunya", ungkap Lina salah satu siswi.

      Dalam surat permohonan kunjungannya, Bapak F. Sarjoko, Kepala SDN Wonorejo 01 mengungkapkan tujuan "Study Tour Ke Perpustakaan" ini adalah salah satu materi pembelajaran bagi peserta didik dengan pembelajaran luar sekolah di perpustakaan. Salah satu guru pendamping, Ibu Dewi menjelaskan tentang agenda kegiatan selama di perpustakaan, "Pengenalan Perpustakaan, Membaca buku bersama dan mereka menulis kembali apa yang sudah dibaca serta nonton film edukasi", jelas beliau.

    Sementara itu, pengenalan perpustakaan yang diberikan oleh petugas perpustakaan materinya antara lain; pengisian secara mandiri aplikasi buku pengunjung dengan INLISlite, jam buka perpustakaan, keanggotaan dan tata tertib. "Kalau takut datang sendiri ke perpustakaan, karena jarak yang jauh, apabila adik-adik kesulitan nanti bisa baca di sekolah saja, layanan mobil perpustakaan keliling secara rutin akan datang ke sekolah kalian", jelas ibu Wiwit petugas perpustakaan yang memberikan materi Pengenalan Perpustakaan.Siswa kelas 5 di SDN Wonorejo 01 Pringapus

     "Bila orang tua kalian bisa mengantar sampai ke perpustakaan, Jam buka layanan dari Senin sampai Jumat dari 7.30 sampai dengan jam 8 malam, sementara hari sabtu sampai jam 2 siang", lanjut Bu Wiwit. Sementara, Bapak Cahya Budianto, SH. Kasie Pengelolaan Perpustakaan menjelaskan bahwa, "Kantor Perpustakaan dan Arsip Daerah dan Arsip daerah Kabupaten Semarang menerima dengan pintu terbuka untuk kunjungan pemberlajaran luar sekolah seperti ini. Agar membaca itu mulai sedari dini, juga upaya mendukung gerakan literasi yang merupakan salah satu faktor penunjang kesuksesan proses belajar mengajar", jelas Bapak Cahya. Salam Pintar!. (bambang0

 

    Pelatihan Merangkai Sayuran (Ungaran, 24 September 2016), Bersama Ibu Ari Kusnandar. Perwakilan PKK Kabupaten Semarang Pokja II. Kantor Perpustakaan dan Arsip Daerah Kabupaten Semarang mengadakan kegiatan "Pelatihan Merangkai Sayuran, "Sop" bersama ibu-ibu pemustaka.

     Kegiatan ini menjadi rangkaian program perpuseru, dimana kegiatan tersebut berupaya memberdayakan masyarakat dengan target utama, remaja, perempuan dan UMKM. Program Perpuseru sendiri adalah program yang di gagas oleh Yayasan Coca Cola Foundation & Melinda and Bill Gates  bertujuan transformasi perpustakaan menjadi pusat pembelajaran masyarakat yang berkelanjutan/ berkesinambungan berbasis teknologi informasi dan komunikasi untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

    Bekerjasama dengan PKK Kabupaten Semarang, Yang diwakili Pokja II Ibu Ny. Ari Kusnandar sekaligus sebagai instruktur pelatihan, "Tujuan pelatihan ini adalah memberikan pilihan alternatif bagi para ibu untuk menghias rumah dengan sayuran yang sehat, sekaligus mengajarkan anak-anak untuk suka sayuran", jelas beliau.

       Ibu Anik, pengunjung perpustaakaan, "Saya tak sengaja ikut pelatihan ini, awalnya tujuan saya ingin meminjam buku. Tapi saat saya masuk melihat pengumuman pelatIbu Ari Kusnandarihan di perpustakaan saya jadi penasaran. Dan ternyata sangat menarik dan berguna. Apalagi anak saya susah sekali makan sayuran. Kegiatan seperti ini sangat bagus dan lebih banyak lagi kegiatan seperti ini", pinta Ibu Anik.

    Pelatihan yang dilaksanakan di Ruang Audio Visual Lantai 1 Kantor Perpustakaan dan Arsip Daerah ini dimulai pada jam 10.00, "Bekerjasama dengan Perpustakaan, kami merencanakan kegiatan rutin seperti ini, satu bulan sekali", lanjut Bu Ari. Pelatihan di bulan berikutnya, sesuai dengan permintaan dari para peserta pelatihan, "Untuk peleatihan bulan Oktober kita akan berlatih membuat hiasan bunga dari limbah tas kresek", "tutup Ibu Ari Kusnandar. Salam Pintar. (bambang)

 

 

 

       Eko Sanyoto NugrohoBerawal dari keprihatinan seorang Eko Sanyoto Nugroho (30th), pemuda kelahiran Desa Kadirejo Kecamatan Pabelan Kabupaten Semarang yang kebetulan bekerja di Kantor Perpustakaan Kota Salatiga. Tiap hari melihat sendiri anak-anak di kota yang terfasilitasi bahan bacaan gratis dan bermutu. Sementara di desa kelahirannya akses buku bacaan teramat susah bahkan tak ada sama sekali.

     Dari situlah kemudian timbul ide, dia mengumpulkan sendiri satu-persatu buku koleksinya. “Saya juga membeli buku-buku yang murah namun bermutu dari sebagian gaji yang saya sisihkan tiap bulan”, cerita mas Eko kepada Perpustakaan Keliling Kabupaten Semarang saat kunjungan perdana.

     Melengkapi ide itu, mas Eko Sanyoto akhirnya membangun sendiri tempat membaca yang ia beri nama “Cakruk Baca”, di tanah pribadi, tentu saja dengan dukungan penuh dari keluarga.

     “Cakruk atau gardu itu sendiri berarti tempat berkumpul, sosialisasi atau ‘nongkrong’ warga  yang tak bersekat, ramah, khas masyarakat pedesaaan dimana guyub dan budaya sengkuyung masih lekat dikeseharian mereka”, papar mas Eko.

Saya bahkan sempat menggadaikan cincin kawin saya”, jelas mas Eko. “Saya gunakan untuk membuat Cakruk Baca ini dan sebagian membeli buku baru”ungkapnya.Cakruk Baca

      Pengantin baru ini selain menggadaikan cincin kawin juga rela berkorban waktu dan tenaga. Saat promosi diawal pendirian Cakruk Baca, dibantu sang istri, mas Eko mengadakan lomba untuk mempromosikan keberadaan Cakruk Baca. “Lomba-lomba sangat efektif untuk menarik minat anak-anak, juga apresiasi dari warga sekitar, sehingga mempermudah langkah saya untuk Cakruk Baca ”, jelas mas Eko.

     Secara resmi, cakruk Baca Lahir pada 28 Juli 2016 beralamat di Desa Kadirejo RT 10 RW IV Kecamatan Pabelan Kabupaten Semarang. “Saat pembukaan diundang para tokoh masyarakat, serta aparat desa. Saya juga sudah mengirim surat ke Kepala Desa Kadirejo perihal kegiatan ini. Dengan Harapan Bapak Kades mendukung upaya membangun budaya membaca, atau minimal tahu saja itu sudah cukup” lanjut mas Eko.

Read more: Profil Cakruk Baca : Harapan itu masih ada

Pengunjung Online

46273
Hari iniHari ini5
KemarinKemarin166
Minggu iniMinggu ini848
Bulan iniBulan ini2374
Total PengunjungTotal Pengunjung46273

WEB LINK