SELAMAT DATANG DI KANTOR PERPUSTAKAAN DAN ARSIP DAERAH PEMERINTAH KABUPATEN SEMARANG.....

KOLEKSI BUKU BARU

Sales Sukses : Menjual apa saja, Kapan saja, Dimana Saja
Aris Marwanto
Mistik Kejawen
Suwardi Endraswara
21 Cara Membaca Kepribadian Orang Lain : Cara Cepat Mengetahui Kepribadian Orang Lain
Mulianti Widanarti
Easy Weight Loss : Cara Mudah Turunkan Berat Badan
Rifki Fauziah
693 Km Jejak Gerilya Sudirman
Ayi Jufridar
Sung Kyun Kwan : Karena Cinta Tidak Buta
Jung Eun Gwol
Percy Jackson & The Olympians #5 : The Last Olympian
Rick Riordan
Percy Jackson & The Olympians #4 : The Battle of The Labyrinth
Rick Riordan
Percy Jackson & The Olympians #1 : The Lightning Thief
Rick Riordan
Tasbih Cinta di Langit Moskow
Indah El Hafidz
Percy Jackson & The Olympians #3 : The Titan Curse
Rick Riordan
Percy Jackson & The Olympians #2 : The Sea of Monters Rick Riordan
Rick Riordan
Cinta Putih Di Bumi Papua
Dzikry el Han
Halaman Terakhir : Sebuah Novel Tentang Jenderal Polisi Hoegeng
Yudhi Herwibowo
Sang Musafir : Novel Perjalanan Spiritual Ibn Arabi
Sadik Yalsizucanlar
Dear Life
Alice Munro
The Mark of Athena
Rick Riordan
Jalan Kematian Syekh Situ Jenar
Prof. Dr. Abdul Mulkan
Zaman Edan : Ora Edan Ora Keduman
Purwadi, M.Hum.
Zaman Kalasura
Agus Wahyudi

Login Form

Terhubung

  

       Eko Sanyoto NugrohoBerawal dari keprihatinan seorang Eko Sanyoto Nugroho (30th), pemuda kelahiran Desa Kadirejo Kecamatan Pabelan Kabupaten Semarang yang kebetulan bekerja di Kantor Perpustakaan Kota Salatiga. Tiap hari melihat sendiri anak-anak di kota yang terfasilitasi bahan bacaan gratis dan bermutu. Sementara di desa kelahirannya akses buku bacaan teramat susah bahkan tak ada sama sekali.

     Dari situlah kemudian timbul ide, dia mengumpulkan sendiri satu-persatu buku koleksinya. “Saya juga membeli buku-buku yang murah namun bermutu dari sebagian gaji yang saya sisihkan tiap bulan”, cerita mas Eko kepada Perpustakaan Keliling Kabupaten Semarang saat kunjungan perdana.

     Melengkapi ide itu, mas Eko Sanyoto akhirnya membangun sendiri tempat membaca yang ia beri nama “Cakruk Baca”, di tanah pribadi, tentu saja dengan dukungan penuh dari keluarga.

     “Cakruk atau gardu itu sendiri berarti tempat berkumpul, sosialisasi atau ‘nongkrong’ warga  yang tak bersekat, ramah, khas masyarakat pedesaaan dimana guyub dan budaya sengkuyung masih lekat dikeseharian mereka”, papar mas Eko.

Saya bahkan sempat menggadaikan cincin kawin saya”, jelas mas Eko. “Saya gunakan untuk membuat Cakruk Baca ini dan sebagian membeli buku baru”ungkapnya.Cakruk Baca

      Pengantin baru ini selain menggadaikan cincin kawin juga rela berkorban waktu dan tenaga. Saat promosi diawal pendirian Cakruk Baca, dibantu sang istri, mas Eko mengadakan lomba untuk mempromosikan keberadaan Cakruk Baca. “Lomba-lomba sangat efektif untuk menarik minat anak-anak, juga apresiasi dari warga sekitar, sehingga mempermudah langkah saya untuk Cakruk Baca ”, jelas mas Eko.

     Secara resmi, cakruk Baca Lahir pada 28 Juli 2016 beralamat di Desa Kadirejo RT 10 RW IV Kecamatan Pabelan Kabupaten Semarang. “Saat pembukaan diundang para tokoh masyarakat, serta aparat desa. Saya juga sudah mengirim surat ke Kepala Desa Kadirejo perihal kegiatan ini. Dengan Harapan Bapak Kades mendukung upaya membangun budaya membaca, atau minimal tahu saja itu sudah cukup” lanjut mas Eko.

Read more: Profil Cakruk Baca : Harapan itu masih ada

     SMK Miftahul Ulum di Perpustakaan Ungaran(Ungaran, 14 September 2016), "Kami ingin siswa biasa dengan budaya gemar membaca", jelas Bapak Dwi Tri H, guru pendamping siswa SMK Miftahul Ulum yang berkunjung ke Perpustakaan Daerah. "Sejalan dengan gerakan literasi siswa yang dicanangkan Bapak Menteri Pendidikan beberapa waktu lalu, langkah ini kami lakukan karena keterbatasan fasilitas perpustakaan di sekolah kami. Namun kami tetap berusaha agar anak didik kami tetap memiliki budaya membaca yang tinggi", jelas Bapak Dwi yang juga guru Olah raga ini.

 

      "Agenda ini rutin kami laksanakan dan menjadi salah satu agenda di dalam kurikulum", tambah beliau. Dari pantauan petugas, para siswa memang antusian memilih buku-buku yang mereka minati. "Kebetulan program kegiatan ini juga mendukung sekali mata pelajaran bahasa indonesia", lanjut Bapak Dwi Tri.

    Rombongan yang berjumlah 32 siswa ini dan didampingi 1 orang guru pendamping juga mendapatkan sesi bimbingan pemakai dari petugas perpustakaan. "Kami berikan pedoman pengisian buku pengunjung, cara pencarian buku dan tata tertib perpustakaan serta tata cara menjadi anggota perpustakaan". jelas Ibu Ida Mursida petugas layanan perpustakaan.

Kantor Perpustakaan dan Arsip Daerah Kabupaten Semarang memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada sekolah untuk mengadakan kegiatan pembelajaran di perpustakaan, "Agar efisien, apabila jarak dari perpustakaan lumayan jauh, surat permohonan kunjungan bisa dibawa serta bersamaan agenda kunjungan", jelas Bapak cahya Budianto, SH. kasie Pengelolaan Perpustakaan. Salam Pintar. (bambang)

     TK IT Cahaya Umat Bergas di Perpustakaan(Ungaran, 16 September 2016) Ramai suasana ruang layanan Perpustakaan pagi ini. Kantor Perpustakaan dan Arsip Daerah kabupaten Semarang menerima kunjungan 155 orang siswa siswi TKIT Cahaya Umat Bergas dengan didampingi 13 guru pendamping. "Kami mengagendakan pembelajaran luar kelas di perpustakaan ini secara khusus dalam kurikulum kami. Selain ingin mengenalkan perpustakaan sejak usia dini, juga memberikan suasana yang menggembirakan ketika pembelajaran tak hanya di perpustakaan namun juga berkunjung ke perpustakaan yang notabene banyak buku anak-anak yang sangat menarik", jelas Ibu Yunita Maulia, Kepala Sekolah PAUD Islam terpadu cahaya Umat.

    "Kunjungan ke perpustakaan menjadi bagian dalam salah satu program kesiswaan yaitu penambahan wawasan pengetahTK IT Cahaya Umat Bergas di Perpustakaanuan siswa", Tambah Ibu Yunita Maulida

     Agar efektif, rombongan dibagi menjadi 2 kelompok, "Karena keterbatasan tempat dibagi 2 dengan kelompok 1 Nonton film edukasi terlebih dahulu, sementara kelompok 2 membaca buku bersama", jelas Bapak Cahya Budianto. Pembelajaran luar sekolah TKIT cahaya umat di isi dengan berbagai kegiatan yaitu; Pengenalan perpustakaan yang di jelaskan oleh petugas perpustakaan, Nonton film edukasi anak di ruang Audio Visual Lt. 1 serta membaca buku bersama di Ruang Baca Anak Lantai. 2.

    "Bagi sekolah lain yang ingin berkunjung ke perpustakaan, kami terima dengan tangan terbuka. jika jauh dari Kantor Perpustakaan Dan Arsip Daerah Kabupaten Semarang, cukup dengan komunikasi dengan kami di nomor telp. 024-6921128, untuk surat secara resmi untuk surat bisa. menyusul". Salam Pintar!., Bambang

    

Stake holder Meeting Perpustakaan Kabupaten Semarang     (Ungaran, 14 September 2016), Kantor Perpustakaan dan Arsip Daerah Kabupaten Semarang melalui program perpuseru mengadakan rapat koordinasi "Stake Holder Meeting" dengan lembaga pemerintah, swasta, individu, komunitas yang memiliki kepedulian dan komitmen dalam pengembangan perpustakaan.

     "Tujuan pertemuan ini adalah untuk membangun kesadaran tentang pentingnya pengembangan perpustakaan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Membangun dukungan dan komitmen dari stakeholder untuk pengembangan perpustakaan berbasis teknologi informasi dan komunikasi. Menyusun rencana sinergi yang berkelanjutan antar stakeholder untuk mendukung pengembangan perpustakaan" jelas Ibu Badiatul chusnia, Fasilitator Perpuseru.

    Program perpuseru yang digawangi oleh Cocacola Foundation bersama Melinda Gates Foundation ini sudah berjalan aktif sejak awal tahun 2016 ini.

    Hadir dari unsur instansi pemerintah kabupaten dari Bappeda dan Disperindagkop serta PKK Kabupaten Semarang. Sementara dari swasta dari Coca Cola Amatil Bawen, Telkom Ungaran dan Bank Jateng Semarang. Sementara dari komunitas dari Komunitas Penulis Ungaran serta para sukarelawan. Pertemuan dibuka oleh Ibu Dra. Retno Rukmiati, Kasubag TU. "Konsep kegiatan Perpuseru ini, berbeda dengan kegiatan lembaga Pemerintah pada umumnya, karena melibatkan masyarakat secara langsung dengan tujuan memberdayakan masyarakat pula", Ungkap Ibu retno dalam sambutannya. 

    Sementara paparan materi disampaikan oleh PIC perpuseru, bapak Cahya Budianto yang juga Kasie Pengelolaan Perpustakaan "Berbagai usaha peningkatan layanan perpustakaan telah kami laksanakan, seperti layanan perpustakaan di LAPAS Ambarawa, SPBU, Asrama Pemandu Karaoke, Tukang Ojek. Selaian Kami sudah memiliki satu unit Pelayanan Perpustakaan di Ambarawa, kami juga kerjasama dengan kantor Kecamatan Susukan mendirikan Perpustakaan di Amba

rawa.", urai bapak Cahya Budianto.

        "Kami memiliki 130 lebih pos perpustakaan keli

ling di seluruh wilayah Kabupaten Semarang dengan armada yang berjumlah 2 mobil. Tantangan yang membuat kami senantiasa mencari cara , bagaimana meng-cover layanan baca di wilayah Kabupaten yang luas", tambah Bapak cahya.

Read more: Stakeholder Meeting Perpustakaan

Pengunjung Online

42459
Hari iniHari ini42
KemarinKemarin157
Minggu iniMinggu ini99
Bulan iniBulan ini2147
Total PengunjungTotal Pengunjung42459

WEB LINK