SELAMAT DATANG DI DINAS PERPUSTAKAAN DAN ARSIP PEMERINTAH KABUPATEN SEMARANG

KOLEKSI BUKU BARU

Sales Sukses : Menjual apa saja, Kapan saja, Dimana Saja
Aris Marwanto
Mistik Kejawen
Suwardi Endraswara
21 Cara Membaca Kepribadian Orang Lain : Cara Cepat Mengetahui Kepribadian Orang Lain
Mulianti Widanarti
Easy Weight Loss : Cara Mudah Turunkan Berat Badan
Rifki Fauziah
693 Km Jejak Gerilya Sudirman
Ayi Jufridar
Sung Kyun Kwan : Karena Cinta Tidak Buta
Jung Eun Gwol
Percy Jackson & The Olympians #5 : The Last Olympian
Rick Riordan
Percy Jackson & The Olympians #4 : The Battle of The Labyrinth
Rick Riordan
Percy Jackson & The Olympians #1 : The Lightning Thief
Rick Riordan
Tasbih Cinta di Langit Moskow
Indah El Hafidz
Percy Jackson & The Olympians #3 : The Titan Curse
Rick Riordan
Percy Jackson & The Olympians #2 : The Sea of Monters Rick Riordan
Rick Riordan
Cinta Putih Di Bumi Papua
Dzikry el Han
Halaman Terakhir : Sebuah Novel Tentang Jenderal Polisi Hoegeng
Yudhi Herwibowo
Sang Musafir : Novel Perjalanan Spiritual Ibn Arabi
Sadik Yalsizucanlar
Dear Life
Alice Munro
The Mark of Athena
Rick Riordan
Jalan Kematian Syekh Situ Jenar
Prof. Dr. Abdul Mulkan
Zaman Edan : Ora Edan Ora Keduman
Purwadi, M.Hum.
Zaman Kalasura
Agus Wahyudi

Login Form

Terhubung

  

       Homeschooling  Kabupaten SemarangUngaran, Sabtu /11 November 2017 Dinas Kearsipan dan Perpustakaan bekerjasama dengan Komunitas Homeschooler Kabupaten Semarang mengadakan Kegiatan “Talkshow Mengenal Pendidikan Rumah dan Optimalisasi Potensi Anak”, di Ruang Audio Visual Lt.1 Perpustakaan.

      Kegiatan yang diinisiasi oleh Komunitas Sahabad Kab Semarang ini, menghadirkan Ibu Meydiana Rahmawati selaku Koordinator HomeSchooler Semarang Serta Mbak Alifia selaku siswa Homeschooling yang berprestasi (atlet Panahan dan Penulis Buku).

      Selain Talkshow, Komunitas Sahabat juga membuat Kids Corner bagi anak-anak, “Para Orang Tua mengikuti Talkshow sedangkan anak-anak bermain di Kid Corner. Selain mainan edukatif juga ada panahan”, jelas Ibu Anita ketua pelaksana kegiatan

     “Komunitas Sahabad sendiri adalah singkatan dari Semarang Home Based Education yang merupakan wadah para keluarga yang menerapkan pendidikan dirumah “Homeschooling”, bagi para buah hatinya”, Jelas Ibu Anita. “Kegiatan ini untuk menambah pengetahuan dan memotivasi bagi para praktisi homeschooler dalam mendidik anak-anak mereka”, tambah Ibu Anita.

      Sebelum kegiatan dimulai, disosialisaikan pula bagaimana tata cara menjadi anggota perpustakaan oleh petugas perpustakaan. Salam Pintar! (Bambang)

 

      Direktur CCFI di Perpustakaan UngaranUngaran, Rabu/Kamis, 8-9 November 2017. 4 Perpusdes Replikasi Perpuseru Kabupaten Semarang terpilih menjadi salah satu rangkaian Roadshow Perpuseru Indonesia dalam upaya menggali cerita secara langsung tentang bagaimana pengetahuan dapat mengubah hidup seseorang. Bekerjasama dengan GMedia, Kabupaten semarang menjadi lokasi ketiga setelah Lubuk Linggau – Pangkalan Bun –  Kab. Semarang – Surabaya – Bali – Ambon – Wakatobi.

      Kegiatan berupa mini talkshow yang disiarkan langsung di facebook perpuseru dan akun Instagram perpuseru.  Masing masing kota menghadirkan narasumber berbeda. Di kesempatan ini, Kabupaten Semarang berkesempatan hadir secara langsung Direktur Coca Cola Foundation Indonesia Ibu Titie Sadarini dan founder komunitas Mata ponsel yang memiliki follower instagram lebih dari 40 ribu dan fokus membagikan trik foto produk memakai smartphone.

     Disetiap perpusdes replikasi, mini talkshow juga menghadirkan secara langsung masyarakat penerima impact / manfaat langsung yang mengubah hidupkan hanya dengan datang ke perpustakaan dan memanfaatkan buku atau internet gratis yang tersedia.

seribu cerita perpuseru Perpustakaan Mutiara Kalisidi      Perpusdes pertama, dihari ke-1, Tim Seribu Cerita Perpustakaan Menuju Perpusdes Mutiara Desa Kalisidi Kecamatan Ungaran Barat. Mbak Umami Pengelola Perpusdes serta PIC perpudes Mutiara serta Bapak Kadus menjadi narasumber lokal yang bercerita tentang bagaimana beliau mempraktekkan hasil baca buku serta penelusuran internet tentang pengolahan kopi. “Berawal dari ide banyaknya warga yang panen kopi, kepikiran untuk mencari cara membuat kopi bubuk. Saat itu dapat saran dari Bapak Kades untuk mencari informasi cara pembuatan kopi di buku yang ada di perpustakaan. Selain buku, petugas perpustakaan juga memberitahukan cara mencari informasi lewat internet. Lalu jadilah Kopi Kobuka perpuseru ini”, urai Bapak Kadus.

Read more: Seribu Cerita Perpuseru Kabupaten Semarang

      layanan Baca di Pabelan Kadirejo-Pabelan Kabupaten Semarang Sabtu 4 November 2017. Dinas Kearsipan dan Perpustakaan melalui Layanan Mobil Perpustakaan Keliling untuk turut memeriahkan kegiatan “Shinning Village : satukan langkah kecil untuk berbagi”, yang digagas Cakruk Baca bekerjasama dengan Mahasiswa D3 Perpustakaan dan Informasi Undip Semarang.

       Tujuan kegiatan Shinning village adalah,  “Membuat mahasiswa mengerti akan kondisi masyarakat yang ada dipedesaan. Dengan melihat dan terlibat langsung di kehidupan sehari hari warga, akan membentuk pribadi yang tangguh bertanggungjawab dan berempati”,jelas Aditya Panca sang ketua Pelaksana. Kegiatan berlangsung selama 3 hari 3 malam, dengan rangkaian kegiatan seperti kegiatan literasi di sekolah, nonton film bersama, lomba untuk anak, penanaman bibit buat untuk warga, pentas seni dan kerjabakti.

     Sementara perpustakaan melakukan layanan baca bersamaan dengan kegiatan lomba bagi anak-anak. “Kami mengundang layanan perpustakaan keliling ini untuk merefresh budaya baca anak-anak. Selain keberadaan Cakruk baca di Kadirejo ini, kehadiran mobil perpustakaan keliling akan menjadi promosi minat baca”, jelas Eko founder Cakruk Baca.  Bambang (salam pintar)

 

 

       Pelatihan Pengelolaan Perpustakaan di SusukanSusukan Kabupaten Semarang- Kamis 2 November 2017, Bertempat di aula desa Sidoharjo Kecamatan Susukan berlangsung pelatihan pengelolaan perpustakaan desa yang diadakan oleh Kecamatan Susukan. Peserta yang terdiri dari ketua tim penggerak PKK desa, Pokja 2 pkk desa, pengelola perpusdes, perangkat dari 13 desa Se-Kec. Susukan.

        Kegiatan ini merupakan program kegiatan dari PKK Kec. Susukan. Kegiatan yang dibuka oleh Ibu Ketua Tim Penggerak Kecamatan Susukan Ibu Ana. "Membaca harus mulai diajarkan sejak dini, karena tanpa disadari membaca bisa mendapatkan ilmu dan skil. bahkan membaca buku bisa memprakktekkan ilunya, seperti pertanian, kuliner dan lain sebagainya sehingga menambah pendapatan keluarga", jelas Ibu Ana, dalam sambutan beliau.

      Perpusda yang diwakili Ibu Zulaekah memaparkan materi tentang bagaimana mengelola perpustakaan desa, "Secara garis besar membahas tentang aspek-aspek apa saja yang harus diketahui dan dilaksanakan dalam mengelola serta mengembangkan perpusdes "Para peserta juga kami berikan informasi mengenai pendanaan perpusdes yang meumnngkinkan dari dana Desa", jelas Ibu Zulaekah. (bambang)

Pengunjung Online

49160
Hari iniHari ini54
KemarinKemarin135
Minggu iniMinggu ini7
Bulan iniBulan ini1362
Total PengunjungTotal Pengunjung49160

WEB LINK