SELAMAT DATANG DI DINAS PERPUSTAKAAN DAN ARSIP PEMERINTAH KABUPATEN SEMARANG

KOLEKSI BUKU BARU

Sales Sukses : Menjual apa saja, Kapan saja, Dimana Saja
Aris Marwanto
Mistik Kejawen
Suwardi Endraswara
21 Cara Membaca Kepribadian Orang Lain : Cara Cepat Mengetahui Kepribadian Orang Lain
Mulianti Widanarti
Easy Weight Loss : Cara Mudah Turunkan Berat Badan
Rifki Fauziah
693 Km Jejak Gerilya Sudirman
Ayi Jufridar
Sung Kyun Kwan : Karena Cinta Tidak Buta
Jung Eun Gwol
Percy Jackson & The Olympians #5 : The Last Olympian
Rick Riordan
Percy Jackson & The Olympians #4 : The Battle of The Labyrinth
Rick Riordan
Percy Jackson & The Olympians #1 : The Lightning Thief
Rick Riordan
Tasbih Cinta di Langit Moskow
Indah El Hafidz
Percy Jackson & The Olympians #3 : The Titan Curse
Rick Riordan
Percy Jackson & The Olympians #2 : The Sea of Monters Rick Riordan
Rick Riordan
Cinta Putih Di Bumi Papua
Dzikry el Han
Halaman Terakhir : Sebuah Novel Tentang Jenderal Polisi Hoegeng
Yudhi Herwibowo
Sang Musafir : Novel Perjalanan Spiritual Ibn Arabi
Sadik Yalsizucanlar
Dear Life
Alice Munro
The Mark of Athena
Rick Riordan
Jalan Kematian Syekh Situ Jenar
Prof. Dr. Abdul Mulkan
Zaman Edan : Ora Edan Ora Keduman
Purwadi, M.Hum.
Zaman Kalasura
Agus Wahyudi

Login Form

Terhubung

  

Literasi yang kurang lebih berarti kemampuan membaca dan mengambil makna kemudian diterapkan dalam kehidupan memang tak semua orang memilikinya. Salah satu yang sudah merasakan manfaat membaca adalah Bang Yudi (40th), Seorang penjual mie Ayam yang membuka lapak persis didepan perpustakaan desa Plumutan Kecamatan Bancak.

Seperti yang dikisahkan beliau dan ditambah kesaksian dari Ibu Rusmiati pengelola perpustakaan desa.

Bang yudi sudah beberapa tahun ini menderita gangguan fungsi organ ginjal, hampir setiap bulan sekali pasti harus chek up dan cuci darah. Bila penyakitnya kambuh, Bang Yudi sama sekali tak bisa beraktifitas. Padalah beliau adalah satu-satunya tulang punggung keluarga yang harus menghidupi istri dan kedua anaknya yang masih kecil.

“Satu ketika, saya melihat ada mobil perpustakaan keliling yang datang ke Kantor Desa Plumutan, karena penasaran saya mendekat dan bertanya kepada petugas dari perpustakaan daerah. Apakah ada buku pengobatan herbal. Singkat cerita kemudian saya cari dan ketemu dua buku yaitu tanaman obat serta buku tentang kesehatan ginjal. Saya pinjam dan saya baca saat jualan mie ayam ketika ada waktu luang”, tutur Bang Yudi.

Karena mudah, tanaman obat tersebut saya kemudian praktekkan dan beli di pasar, saya rutin mengkonsumsinya, Alhamdulillah sejak saat itu ada perubahan kondisi tubuh saya semakin baik. Bahkan saat penyakit kambuh tak separah sebelumnya”, tambah Bang Yudi.

Senada dengan kisah yang dituturkan oleh Bang Yudi, Ibu Rusmiati menyampaikan bahwa, “Bang Yudi ini memang paling rajin meminjam buku di perpustakaan desa, bahkan jika perpustakaan terlambat datang mesti selalu mengingatkan saya untuk menghubungi perpusda”, Jelas Bu Rusmiati.

Di lain waktu, setelah mempraktekkan pengobatan herbal yang dibaca dari buku pinjaman perpustakaan. Bang Yudi pun penasaran untuk membudidayakan tanaman obat itu sendiri. Alhasil saat ini di pekarangnya ditanamai tanaman herbal tersebut. “Saya selain buku herbal juga langganan pinjam majalah Trubus. Saya kemudian membeli lewat online bibit tanaman obat tersebut. Bagaimana cara membeli online pun ilmunya saya dapat dari buku internet yang saya baca di mobil perpustakaan keliling”, ujar Bang Yudi.

Semakin saya mempraktekkan buku-buku yang saya baca saya semakin ingin banyak praktek baca. Jualan saya kan butuh sayuran, onclang, sawi saya tanam sendiri. Komposnya juga dari sisa-sayuran yang dibuat kompos. Bagaimana menaman, kemudian membuat kompos itu saya dapatkan dari membaca Majalah Trubus.

Hari ini saya pinjam buku menanam buah dalam pot (tabulampot), karena saya tak punya lahan luas, saya tertarik menanam mangga biar tak hanya melihat tetangga yang punya pohon mangga, tapi sayapun bisa menanam”

Sementara itu, salah satu pembeli yang penulis temui ketika diminta pendapat mengenai rasa mie ayamnya, menjawab, “Saya langganan Mie Ayam Bang Yudi ini sudah lama, rasanya lumayan enak. Sambil berbisik kepada penulis, Bang Yudi menimpali, “Selain resep yang saya dapatkan dari juragan saya dulu, saya juga pernah membaca resep olahan mie di buku”.

“Sawi, Onclang juga saya tanam sendiri tanpa obat kimia. Ada ilmunya membuat pembasmi hama dari herbal juga lho. Di buku ada semua”, pungkas Bang Yudi.  (Bambang)

Pengunjung Online

108932
Hari iniHari ini61
KemarinKemarin66
Minggu iniMinggu ini323
Bulan iniBulan ini2095
Total PengunjungTotal Pengunjung108932

WEB LINK