SELAMAT DATANG DI DINAS PERPUSTAKAAN DAN ARSIP PEMERINTAH KABUPATEN SEMARANG

KOLEKSI BUKU BARU

Sales Sukses : Menjual apa saja, Kapan saja, Dimana Saja
Aris Marwanto
Mistik Kejawen
Suwardi Endraswara
21 Cara Membaca Kepribadian Orang Lain : Cara Cepat Mengetahui Kepribadian Orang Lain
Mulianti Widanarti
Easy Weight Loss : Cara Mudah Turunkan Berat Badan
Rifki Fauziah
693 Km Jejak Gerilya Sudirman
Ayi Jufridar
Sung Kyun Kwan : Karena Cinta Tidak Buta
Jung Eun Gwol
Percy Jackson & The Olympians #5 : The Last Olympian
Rick Riordan
Percy Jackson & The Olympians #4 : The Battle of The Labyrinth
Rick Riordan
Percy Jackson & The Olympians #1 : The Lightning Thief
Rick Riordan
Tasbih Cinta di Langit Moskow
Indah El Hafidz
Percy Jackson & The Olympians #3 : The Titan Curse
Rick Riordan
Percy Jackson & The Olympians #2 : The Sea of Monters Rick Riordan
Rick Riordan
Cinta Putih Di Bumi Papua
Dzikry el Han
Halaman Terakhir : Sebuah Novel Tentang Jenderal Polisi Hoegeng
Yudhi Herwibowo
Sang Musafir : Novel Perjalanan Spiritual Ibn Arabi
Sadik Yalsizucanlar
Dear Life
Alice Munro
The Mark of Athena
Rick Riordan
Jalan Kematian Syekh Situ Jenar
Prof. Dr. Abdul Mulkan
Zaman Edan : Ora Edan Ora Keduman
Purwadi, M.Hum.
Zaman Kalasura
Agus Wahyudi

Login Form

Terhubung

  

Safari Gemar Membaca Kabupaten Semarang     Ungaran, Selasa 20 Maret 2018. Anggota Komisi X DPR RI Jamal Mirdad menjadi magnet di acara Safari Gemar Membaca Kabupaten Semarang Tahun 2018 yang di selenggarakan di Pendopo Bupati Semarang, Jl. Ahmad Yani 52 Ungaran. Jamal Mirdad mengawali dengan bernyanyi “Yang penting Happy” , lagu yang popular di tahun 90-an menjadi pemantik semangat para peserta kegiatan Safari.

      Bertajuk “Implementasi Revolusi Mental melalui Mobilisasi Pengetahuan dalam Rangka Meningkatkan Indeks Literasi  Masyarakat” menjadi tema Safari Gerakan Nasional Pembudayaan Kegemaran Membaca yang secara rutin dilaksanakan Perpusnas RI di di beberapa Kabupaten/Kota. Yang hadir pada kesempatan kali ini selain Jamal Mirdad sebagai Anggota Komisi X DPR juga Bapak Deni Dari perpusnas RI, Ibu Andriyani, Pustakawan Utama Arpusda Provinsi Jateng, Bupati Semarang Bapak Dr. Mundjirin ES. SpOG., Sekda Kabupaten Semarang bapak Drs. Gunawan Wibisono, MM.. Anggota DPRD Kabupaten Semarang, Bapak Thomas Suyanto, SE., serta Pegiat Literasi, Eko Sanyoto Nugroho yang merupakan founder Cakruk Baca.

      Diikuti dua ratus orang, perwakilan dari siswa SMA/K, Desa, PKK, Komunitas dan tokoh masyarakat serta pegiat literasi Kabupaten Semarang. Sebagai pemanis acara sebelum kegiatan dimulai, ditampilkan pula penari-penari cilik yang  juga kegiatan rutin yang diadakan di perpustakaan.

        “Membaca menjadi perintah pertama yang diturunkan  dalam Alquran bagi umat islam. Dimana kebiasaan membaca bisa menjadi pondasi bagi karakter, wawasan dan kemampuan manusia untuk berpikir dan bertindak”, tutur Jamal Mirdad. Masih Bapak Jamal Mirdad juga menyampaikan bahwa “Sebenarnya minat baca masyarakat kita tidak rendah-rendah amat, hanya memang fasilitas dan kegiatan pembangkit seperti ini memang perlu ditingkatkan”. “Apresiasi kepada Perpusnas RI yang teru semangat menyebar virus membaca”, pungkasnya

      Sejalan dengan Jamal Mirdad, Bapak Deni dari Perpusnas RI menyampaikan bahwa Perpusnas RI terus menggaungkan kegiatan Gemar Membaca di seluruh pelosok Indonesia, “Program kegiatan yang terbaru selain Literasi, mengadopsi kegiatan perpuseru dimana keberhasilan perpustakaan bertransformasi menjadi pusat kegiatan masyarakat menjadi program kami kedepan, agar perpustakaan menjadi salah satu rujukan masyarakat mencari berbagai solusi serta mencari peluang usaha dengan koleksi yang ada di perpustakaan, salah satunya Perpustakaan Daerah Kabupaten Semarang ini yang telah bermitra dengan perpuseru”, ungkap Bapak Deni.

     Bupati Semarang, Bapak Mundjirin menyampaikan bahwa “Kabupaten Semarang sudah tumbuh banyak perpustakaan desa dan taman baca yang didukung dengan keberadaan 3 mobil perpustakaan keliling yang dimiliki Perpustakaan Kabupaten Semarang”. “Bahkan sejak 2016, Kami deklarasikan menjadi Kabupaten Literasi”, tambah beliau

      Sementara Itu, Eko Sanyoto Nugroho, founder Cakruk Baca  yang juga didapuk menyampaikan pengalaman dalam usaha menyebarkan kegemaran membaca menyampakan, “Sesungguhnya minat baca anak-anak tak rendah seperti yang UNESCO sampaikan, kenyataannya setiap saya keliling membawa buku ke desa atau sekolah mereka mengerubuti, sangat antusias”. “Yang kami butuhkan adalah penambahaan fasilitas membaca yang mendekati mereka, entah fasilitas perpustakaan di setiap sekolah dan desa atau koleksi buku yang disediakan”, kata Mas Eko. Pegiat literasi Kabupaten Semarang ini mendapatkan apresiasi dari perpusnas RI dengan mendapatkan 1 Motor Perpustakaan Keliling untuk mendukung aktivitas sosial Pustaka Bergerak yang dijalaninya. Salam Pintar. (Bambang)

       Wayang suket di PerpustakaanAmbarawa, Rabu 21 Februari 2018. Ada yang berbeda di Unit Pelayanan Perpustakaan Ambarawa, cabang layanan Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten  Semarang. Ya!... hari ini ada dalang Cilik Ki Baku Nindra, mendongeng di depan 59 anak yang dari TK Al Husna, Tegalrejo Bawen serta PAUD Putri Sejati 5, Mengkelang Bawen. Spesial persembahan dalang cilik Ki Baku Nindra mendongeng menggunakan wayang suket. "Wayang yang terbuat dari rumput ilalang ini, juga merupakan eksperimen untuk mengenalkan cerita kearifan lokal kepada anak", jelas Ki Baku Nindra kepada petugas perpustakaan.

      Mengambil lakon tentang legenda Rawapening, dalang Ki Baku Nindra dengan wayang suketnya mampu memikat anak-anak, terbukti dengan beberapa ‘pancingan’ permainan interaktif yang disambut antusias oleh anak, karena berhadiah salah satu wayang suket.

      “Perpustakaan berusaha memberikan kegiatan yang menarik bagi anak saat berkunjung ke perpustakaan, salah satunya ya dengan mengundang dalang cilik ini”, jelas Bapak Rifai. “Kegiatan lain seperti menonton film, membaca bersama juga rutin kami lakukan setiap ada kunjungan”, tambah beliau. Salam Pintar

 

 

       Ungaran, Sabtu 17 Februari 2018. Bekerjasama dengan Komunitas Homeschooling Kabupaten Semarang "SAHABAD", menyelenggarakan Dongeng Anak dan Pelatihan Mendongeng untuk Orang Tua / Guru. Kak Bambang, Pendongeng yang merupakan pekerja sosial ini berkesempatan menularkan ilmu mendongeng kepada para orang tua dan guru yang mengikuti kegiatan ini. Sebelum pelatihan, kak Bambang juga mendongengkan cerita bermuatan pendidikan karakter bagi anak.

       Anita, koordinator kegiatan pelatihan mendongeng dari Komunitas Homeschooling ini, menjelaskan bahwa, "Kegiatan ini diadakan agar para orang tua, khususnya yang mengikuti metode pendidikan rumah bagi anaknya mempunyai kemampuan bercerita yang baik kepada anak mereka". "Kegiatan juga kami isi dengan gathering serta sharing tentng pola pendidikan 'homeschooling", tambah Ibu Anita. salam pintar (bambang)

Penandatanganan Pakta Integritas Tahun 2018       Ungaran, Rabu 14 Februari 2018. Bertempat di Ruang Baca Perpustakaaan Lantai 2, Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Semarang telah berlangsung acara penandatanganan Pakta Integritas Pejabat Struktural . Acara yang disaksikan langsung oleh Staf Ahli Bidang Ekonomi, Pembangunan Bapak Heru Purwantoro, S.Sos. dan Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Semarang, Dra Hendy Lestari,MM., tersebut berlangsung khidmad diikuti oleh 11 Pejabat Struktural yang terdiri dari  3 (tiga) orang Pejabat Struktural Eselon 3, dan 8 (delapan) orang Pejabat Struktural Eselon IV.

     Pembacaan naskah pakta integritas yang memuat tujuh komitmen, diwakili oleh Kepala Bidang Kearsipan, bapak Drs. Didik Siswanto. Tujuh poin pernyataan sikap itu antara lain proaktif dalam upaya pencegahan dan pemberantasan Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme, tidak menerima suap, bersikap jujur saat menjalankan tugas, menghindari pertentangan kepentingan dalam menjalankan tugas,melaksanakan kebijakan program dan sasaran kerja yang telah ditetapkan. ““(Kami) bersedia menanggung segala konsekuensi jika melanggar komitmen dalam pakta integritas sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku", tegas  Bapak Didik Siswanto.

     "Penandatanganan Pakta Integritas jangan hanya menjadi kegiatan seremonial, tapi dipahami 7 point isi pakta integritas terutama point yang pertama yaitu pencegahan KKN", tegas Bapak Heru. (Bambang.)

 

 

Pengunjung Online

70403
Hari iniHari ini83
KemarinKemarin148
Minggu iniMinggu ini393
Bulan iniBulan ini1809
Total PengunjungTotal Pengunjung70403

WEB LINK